Montag, Februar 14, 2005

KODOK BUTA

Ini bukan kisah tentang sang kodok yang buta. Nama yang eksentrik seperti nama pendekar atau nama Indian ini adalah nama salah satu sumur minyak yang sedang digali Ocean Baroness. Kebanyakan orang rig -yang saya tanya tentang sejarah sumur ini- juga tidak tau kenapa namanya mesti kodok buta. Kenapa bukan yang lain, nama yang lebih keren seperti nama saya misalnya?? :D

Hanya seorang yang sedikit tau, hanya secuil, tentang asal usul nama sumur ini.
Alkisah, nama mulanya waktu disurvey adalah kodok batu, namun lidah bule yang berkompeten menyebutnya terpelintir jadi kodok buta. Jadilah nama resminya kodok buta.
Padahal sumpeh loh, dalam sumur itu gak ada satupun ditemukan kodok. Apalagi yang matanya buta, sambil pegang tongkat dan dipundaknya ada monyet kecil pula. Sibuta dari goa hantu kali.. hehehe.

Cuma memang dibeberapa sumur minyak ini namanya rada-rada unik. Gak seperti sebelumnya yang bernama bunga seperti Mawar, Aster, Tulip dll. Sumur-sumur belakangan yang digali Baroness namanya lebih berkisah. Sebut saja Hiu Aman, Kodok Buta, dan setelah si kodok, Baroness akan pindah ke sumur Raksasa.

Untungnya sumur itu sudah ditemukan berbelas tahun. Kalo sumurnya ditemukan beberapa tahun belakangan, bukan tidak mungkin ada sumur yang dinamakan sumur Kolor Ijo.. :D.

Donnerstag, Februar 10, 2005

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM
1 MUHARRAM 1426 HIJRIAH

Memaknai moment ini untuk introspeksi dan autokoreksi
Menjadikah langkah kehidupan lebih baik, lebih bijak, lebih bermakna
Menatap masa depan yang lebih optimis

Hijrah fisik dan psikis, itu intinya
Seperti Rasulullah berhijrah dari Mekkah ke Medinah
Untuk kehidupan umat yang lebih kondusif

Barangsiapa hari ini lebih baik dari kemarin, dia beruntung
Barangsiapa hari ini sama dengan kemarin, dia merugi
Barangsiapa hari ini lebih buruk dari kemarin, dia celaka.
Seperti itu Rasulullah bersabda.

Jadi, Ayo Berhijrah!!!
Insyaallah, ini juga bagian dari perjuangan suci dan bernilai tinggi; JIHAD.

Freitag, Januar 28, 2005

usah kau LARA SENDIRI

kulihat embun menghalangi pancaran wajahmu
tak terbiasa kudapati terdiam mendura
apa gerangan bergemuruh di ruang benakmu
sekilas kalau mata ingin berbagi cerita

kudatang sahabat bagi jiwa

saat batin merintih
usah kau lara sendiri
masih ada asa tersisa

dekapkanlah tanganmu di atas bahuku
biar terbagi beban itu dan tegar dirimu
di depan sana cahya kecil 'tuk memandu
tak hilang arah kita berjalan
... menghadapinya...

(Kla Project; Usah kau lara sendiri)

Montag, Dezember 27, 2004

Indonesia BERDUKA











kulihat ibu pertiwi
sedang bersusah hati
air matanya berlinang
mas intan yang kau kenang

hutan gunung sawah lautan
simpanan kekayaan
kini ibu sedang lara
merintih dan berdoa...
....
....

(Cuplikan lirik lagu Ibu Pertiwi karya Ibu Sud)

Teriring doa dan ucapan turut berduka pada saudara2 kami yang tertimpa bencana.
Innalillahi wainna ilaihi radjiun.

NB: Banner ini dari www.airputih.or.id sbg bentuk solidaritas akan bencana tsunami.

Montag, Dezember 20, 2004

TIPS MEMBERI NAMA ANAK


Memberikan nama untuk anak itu susah-susah gampang. Salah-salah nama Bisa jadi beban buat si Anak. Maka hati-hatilah dalam memberikan nama untuk anak tersayang. Karena nama akan disandang seumur hidupnya.

1. Nama itu mengandung do'a.
Nama anak itu cermin harapan orang tua. Nama itu mengandung Do'a. Tetapi do'anya yang singkat saja. Kalau terlalu panjang nanti dikira Tahlil atau Wirid. Kalau dipanggil bukannya nengok, malah bilang "Amiinn.."

2. Nama jangan nyusahin orang Kelurahan
Nama anak mudah dibaca dan mudah ditulis. Meskipun tampaknya bagus, jangan pakai huruf mati yang digandeng-gandeng atau didobel-dobel (mis. Lloyd, Nikky, Thascha dll). Biasanya sama petugas Kelurahan akan terjadi salah tulis dalam pembuatan Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, KTP dll. Nah... nggak enaknya lagi kalo kita minta revisi biasanya kena biaya lagi... dan prosesnya lama lagi.

3. Nama jangan cuma satu kata
Minimal ada First Name, Nick Name dan Family name gitu loh....
Ini penting terutama kalo pas lagi ngurus Paspor atau Visa. Bisa-bisa nggak jadi berangkat ke Amrik hanya gara-gara namanya cuma Prakoso atau Paryono khan kesiaan...

4. Nama jangan terlalu panjang
Nama yang panjaaaaannggg bisa bikin susah si pemilik nama. Disamping susah ngingetnya, juga ngerepotin waktu ngisi formulir pendaftaran masuk Perguruan Tinggi Negeri (dulu UMPTN). Itu lho.. yang ngitemin buletan-buletan pakai pensil 2B. Capeek khaan...
Nama panjang seperti Siti Hartati Riwayati Mulianingsih Adiningrum Mekar Berseri Sepanjang Hari .... adalah sangat-sangat not-recommended.

5. Nama anak bersifat internasional
Anak kita hidup dimasa depan, di era globalisasi dimana hubungan dengan dunia internasional amat sangat intens. Jadi jangan mempersulit anak dengan nama-nama yang sulit di-eja. Nama Saklitinov misalnya, orang Jepang nyebutnya Sakuritino, orang Sunda bilang aktinop orang Amrik bilang Sechlaytinove... Syusah khaaannn. Padahal maksudnya Sabtu Kliwon Tiga November...

6. Ketahuilah arti nama anak
Ketahuilah arti nama anak. Jangan memberikan nama hanya karena enak diucapkan atau bagus ditulisnya. Nama Jalmowono memang sepintas enak diucapkan dan bagus kalo ditulis tetapi ketahuilah bahwa Jalmowono itu artinya Orang Utan.

7.Jangan pakai nama artis.
Nama artis memang bagus-bagus, cuma masalahnya kalau artis itu kelakuannya baik... lha kalau jadi bahan gosip melulu khan jadi beban juga buat si anak. Lagian pakai nama artis itu tandanya anda gak kreatif dalam bikin nama.

8. Abjad huruf pertama nama anak.
Huruf pertama "A" pada nama anak ada enak gak enaknya. Gak enaknya kalau pas ada ujian/test/wawancara sering dipanggil duluan. Gak sempet nanya-nanya ama temannya. Tapi kadang-kadang juga pas giliran dapat pembagian apa gitu, dapetnya juga sering duluan. Sebaiknya ambil huruf pertama itu antara D sampai K Cukupanlah... Huruf depan Z... wah.. biasanya adanya dibawah...

9. Jangan sok Kebarat-baratan
Jangan memberi nama anak dengan bergaya kebarat-baratan, biar dibilang keren. Kudu diinget, anda lahir dibumi Indonesia, orang Indonesia, kultur ya tetap orang Indonesia. Kalau nama keindo-indoan, tapi mukanya ya melayu-melayu juga, malu sendirikan, anaknya. Lagian kalo kejepit toh bilangnya "adawww...." bukan "Oh my God.."

(dicuplik dari : Sarikata.com :Conan)
NB: tulisan ini dipersembahkan buat blogger2 yang hamil, baru melahirkan dan yg anaknya belum dikasi nama.